Showing posts with label Lain2. Show all posts
Showing posts with label Lain2. Show all posts

Tuesday, September 27, 2016

Hanya Percaya

Pada titik ini, di mana ribuan tanya yang menyesaki jiwa tak ada jawabannya, mungkin satu-satunya yang bisa aku lakukan hanya menerima. Yang bahkan, saat ini terasa sulit untuk dilakukan.
Tapi memang tak ada yang lain yang bisa dilakukan. Meski untuk sekedar bertanya, itu pun nyaris tak bisa dilakukan. Karena padanya, segala percaya mutlak harus diserahkan. Hanya percaya.

Thursday, July 02, 2015

Menye-menye

Asli... pengen menye-menye..
pengen lebay supaya dia tau apa yang aku rasa...

Tapi dia gak cocok sama menye-menye
dia gak pernah serasi sama lebay..
Dia itu ya adanya dia

Dan aku, cuma bisa menerima adanya dia dan memberikan adanya aku...

Karena dia adalah dia, diri seutuhnya.
Dengan, atau tanpa aku..


Monday, September 23, 2013

Truk Merah Ungkapan Rindu

Tanpa sengaja mataku terikat pada satu sosok yang duduk terbungkuk di sisi sepedanya. Ada tulisan tangan "DIJUAL" di sadel sepeda itu. Dan di boncengan sepeda, ada 3 buah mainan truk kayu sederhana. Truk kayu yang pada masa kecilku pernah begitu berjaya menjadi mainan idola anak-anak. Sesaat, ketika mobil di depanku bergerak maju, sempat sekilas aku menangkap raut renta yang nampak lelah.

Tuesday, May 15, 2012

Janji

Apa kata wikipedia soal Janji? Baca di sini ya

Begitu banyak kata terbuang demi mengobral janji. Janji yang dibuat di saat bunga-bunga mengaburkan logika. Janji yang tak berbatas waktu.

Dialog Imajiner

Dalam suatu masa...benakku terdesak oleh potongan dialog ini :

****
Perempuan : aku dan kamu sama-sama sadar, ini tak akan membawa kita ke mana-mana (diiringi torehan luka menggores hatinya)
Lelaki : iya, aku tahu.

Friday, April 27, 2012

Am I jealous


I have feelings for you its true
Though we both agree
They will never be love

Tuesday, April 03, 2012

Wish You Were Here - Avril Lavigne

I can be tough
I can be strong
But with you, It's not like that at all

There's a girl who gives a shit
Behind this wall
You just walk through it

Saturday, December 06, 2008

Alhamdulillah... Buku ke 4 sudah terbit!

Seri La tahzan terbit lagi! Dan... Alhamdulillah, aku masih dipercaya untuk jadi salah satu kontributornya. Dari 4 seri La Tahzan, aku berkontribusi untuk 3 di antaranya, yaitu :

Tuesday, November 18, 2008

Desakan kuat itu datang lagi

Mungkin, buat temen-temen yang suka nulis, hal yang aku rasakan ini wajar banget kali ya? Yaitu, saat tiba-tiba hati sangat terganggu oleh desakan kuat untuk menulis. Menulis tentang sesuatu hal...
Dulu aku pernah mengalaminya, dan salah satunya menghasilkan tulisan kelam ini.

Tuesday, June 24, 2008

Dari pojok ketakutan terdalam

Lingkaran bayangan itu begitu kuat melekat di benakku, bahkan setelah aku meletakkan gagang telepon. Gagang telepon yang baru saja menyambungkan getar rasa yang kuat .. dari mu..
Perlahan, bayangan itu semakin menguat, dan menjelma menjadi runtutan kejadian yang seakan nyata.

*****

Monday, December 24, 2007

Selingkuh

... Rumah tanggaku sempat goyang...
... Lelaki lain sudah hadir dalam hidupku...

dan kalimat-kalimat di atas, meluncur dengan bebas, tanpa beban. Padahal, di telingaku kalimat-kalimat itu meledak bagai bom.

Begitu bebasnya, sehingga rasa geli lah yang terpancar dari matanya ketika ia bercerita bagaimana trik mengelabui sang suami, sehingga pertemuan dengan lelaki lain leluasa terjalin.
Begitu bebasnya, sehingga ia tetap bisa lancar bercerita meski sang buah hati turut hadir di antara kami.

Dan aku, adalah orang yang terpilih untuk menjadi tempat curahan hati, karena ia menganggap aku pasti bisa mengerti.
..lalu mampu kah aku mengerti, kini??

Sunday, September 10, 2006

Potongan Luka dari Gempa Jogja


Laki-laki itu ingin menjerit. Menumpahkan segala penat yang mengisi hari-harinya, meluapkan segala ketakutan yang ia pun tak tahu bagaimana menepiskannya.
Hatinya berbisik lirih, menyiratkan guratan lara yang meremukkan hatinya, “Apakah kamu akan membenci Bapakmu ini, saat suatu hari nanti kamu menemukan bahwa tangan Bapakmu inilah yang mengantarkanmu pada suratan takdir yang tak mampu Bapak kendalikan? Apakah kau akan menghujat Bapakmu, yang akhirnya harus menyerah pada kenyataan, yang mengharuskan Bapak hanya punya dua tangan, yang tak mungkin cukup untuk merengkuhmu dan abangmu, sekaligus menyelamatkan ibumu?”

Wednesday, June 14, 2006

Jogja ku terguncang

Jogja.. is a home. Meski bertahun aku melanglang buana ke kota lain, tapi Jogja selalu jadi rumahku.
27 Mei 2006.
Kebetulan cuti di Jogja, melibas hari kejepit... mencari suntikan kasih dari orang tuaku, mendonorkan support untuk adikku yang sedang berjuang.
Pagi itu, suamiku baru saja sampai dari Jakarta, setelah semalaman di kereta (aku berangkat duluan hari Kamis). Kami sedang riang tertawa-tawa, Bapak bahkan sudah masuk ke kamar lagi meneruskan tidur.. ketika tiba-tiba bumi bergoyang.

Saturday, March 25, 2006

Ini cerita tentang abangku...

Aiiihhh... Kakakku sudah beneran jadi bapak. Beneran dalam arti memang dia sudah beneran menjiwai. Sumpah, waktu ngobrol ama dia sampe bengong... lha, apa ini masih manusia yang sama yang dulu begitu getol mengkritik sifat bapak kami?
Tapi, obrolan ringan (ya nggak terlalu ringan juga sih, karena topiknya memang persoalan keluarga) itu meresap ke dalam hati, meninggalkan tetesan manis... ah abang ku betul-betul mencintai perannya sebagai bapak...

Friday, September 16, 2005

Anak-anak itu......

Pagi itu, matahari seakan tak mau kehilangan kesempatan bercanda... teriknya menaungi bumi.. memberi harapan, memberi kehidupan.
Bersama teman-teman, aku berbaur di antara keriuhan Minggu pagi di Bintaro sektor 9.. bukan saat-saat yang favorit sebenarnya, tapi kehadiran teman-teman seakan memompakan semangat ke dalam aliran darahku. Meski semalaman kami sibuk bercanda ria, sehingga lelap mata menjadi terlupa, namun pagi itu kami bergerak dengan ceria.

Tuesday, August 30, 2005

Suatu pagi 27 Agustus 2005

Membuka mata...
menyeret langkah penat ... menyusuri beku nadi....
mencoba menterjemahkan arti pekat embun pagi....

Monday, August 22, 2005

17 Agustus an

Bulan ini... bulan Agustus... hampir seluruh rakyat Indonesia pasti hiruk pikuk menyambutnya...
Hampir..? Iya.... hampir.... karena ada segelintir orang... di jagat Indonesia ini... bahkan di alam gempita Jakarta.... yang bahkan tak tahu apa artinya 17 Agustus....

Wednesday, July 13, 2005

Semua... Karena Lando

Malem minggu, bergumul bersama puluhan anak sekolah, di gerahnya toko buku Gramedia. Tak ada yang kuinginkan, tadinya. Menyusur deretan buku-buku... mencari getar yang biasa kudapat saat menemukan buku bagus. Daaannn... mataku tertumbuk pada tumpukan buku baru... UNGU VIOLET. Tentu saja judul ini tak asing bagiku. Di mana-mana sudah bergaung iklan film yang dibintangi Dian Sastro ini. Sempat mengurungkan niat untuk membeli... sampai mataku menatap sampul buku itu... ekspresi Dian Sastro dan pasangan mainnya....

Tuesday, July 05, 2005

Senyum Pak Tua

Minggu, 3 Juli 2005. Menapaki hari baru yang kumulai pukul 5 pagi... udara dingin berhembus menyisakan sejuk di relung jiwa. Penuh senandung aku bersiap menyongsong keriaan perjalanan yang sebentar lagi akan aku jelang. Tak putus aku mematus diri di depan cermin, seakan tak ingin sejumput cela mengotori hari ini.

Saturday, June 11, 2005

Hari ini, hatiku dipenuhi Vira

Gadis kecil itu namanya Vira (atau Fira?)... umurnya sekitar 4 tahun. Gadis kecil yang lucu.. bermata bulat, berambut ikal pendek, gemuk, dan ceriwis...